Kamis, 26 September 2019

Program SDGs dan Implementasinya

       Seperti yang kita ketahui, SDGs merupakan 17 tujuan untuk menciptakan sustainable developments di semua Negara yang meratifikasi hampir seluruh anggota dari PBB. Proyek yang sangat ambisius dari PBB ini merupakan perubahan dari program sebelumnya yaitu program MDGs atau millennium development goals tetapi mengubah tujuan yang ingin dicapai dari 8 menjadi 17 tujuan yang melibatkan banyak aspek termasuk ekonomi, kesehatan hingga industri dan lingkungan. Respon terhadap SDGs pada dasarnya sangat beragam mulai dari negara-negara di dunia yang menganggap bahwa program tersebut merupakan sesuatu yang ground-breaking dan dapat berdampak besar terhadap dunia. Namun, di sisi lain banyak ahli seperti William Easterly yang merupakan ahli dalam development aid berpendapat bahwa SDGs “Play sports! Be in harmony with nature! End all preventable deaths! Only the UN could have come up with a document so useless,” begitulah kata Easterly mengenai SDGs dan bukan hanya Easterly yang memiliki sentiment negatif terhadap SDGs yang dianggap sebagai program utopis PBB.
            Perdebatan yang muncul mengenai SDGs merupakan sesuatu yang sangat wajar karena program yang begitu ambisius seperti SDGs pasti menimbulkan gejolak positif dan juga negatif. Apabila di satu sisi kita melihat SDGs sebagai program ambisius yang memiliki terlalu banyak target dan tujuan, di perspektif lain kita bisa melihat bahwa SDGs merupakan perwujudan model development yang baru dimana tujuannya adalah perkembangan yang berkelanjutan. Model pembangunan baru dari program SDGs ini sudah mencakup berbagai macam aspek pembangunan yang biasanya diabaikan seperti dampak lingkungan dalam jangka panjang serta pentingnya good governance dalam pembangunan berkelanjutan.
           SDGs merupakan sebuah tanda bahwa politik internasional antarnegara bisa menghasilkan sesuatu yang konkrit dan dapat dicapai. Dalam kerangka politik internasional, SDGs merupakan hasil dari kerjasama antarnegara yang sukses dan menghasilkan perjanjian internasional dalam bentuk tujuan dan visi bersama Negara-negara dunia dalam upaya mengarahkan dunia kepada pembangunan yang berkelanjutan dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dunia. Peran Negara dalam implementasi program SDGs tersebut sangat penting karena Negara merupakan aktor sekaligus instrumen impelementasi SDGs ke dalam kerangka politik nasional masing-masing Negara. Implementasi ini begitu penting karena tanpa kerangka nasional, SDGs hanya akan menjadi program utopis yang hanya ada sebagai simbol politik antarnegara yang kosong. Maka dari itu, dibutuhkan proses evaluasi dan pengawasan yang jelas terhadap perkembangan implementasi SDGs karena sifatnya yang tidak mengikat. Pengawasan tersebut dapat dilakukan entah melalui NGO-NGO seperti IIED dan EVALSDGs ataupun melalui Negara yang mengeluarkan laporan tahunan mengenai implementasi SDGs.
            Evaluasi efektif tentang proses implementasi SDGs sangatlah penting melihat tidak semua Negara di dunia memiliki prioritas yang sama seperti yang dicanangkan oleh SDGs dan Negara-negara tersebut akan membutuhkan bantuan dalam praktik imlementasinya. Apabila Negara-negara melakukan implementasi program SDGs dengan baik maka visi 2030 dari SDGs dapat dicapai atau paling tidak beberapa program yang dicanangkan sudah dapat dijalankan setiap Negara.

Referensi
[1] Mitu Sengupta, “The Sustainable Development Goals: An Assessment of Ambition”, E-IR, 19 September 2019, http://www.e-ir.info/2016/01/18/the-sustainable-development-goals-an-assessment-of-ambition/
[2] William Easterly, “The SDGs Should Stand for Senseless, Dreamy, Garbled”, Foreign Policy, 19 September 2019.  http://foreignpolicy.com/2015/09/28/the-sdgs-are-utopian-and-worthless-mdgs-development-rise-of-the-rest/
[3] IIED, “Effective evaluation for the Sustainable Development Goals“, IIED, 19 September 2019 http://www.iied.org/effective-evaluation-for-sustainable-development-goals
[4] IIED, “Effective evaluation for the Sustainable Development Goals“, IIED, 19 September 2019 http://www.iied.org/effective-evaluation-for-sustainable-development-goals

Sabtu, 07 September 2019

Resensi Buku Sedang Tuhan pun Cemburu

        Identitas buku
Judul buku : Sedang Tuhan Pun Cemburu
Nama pengarang : Emha Ainun Nadjib
Nama penerbit : Bentang Pustaka
Kota Penerbit : Yogyakarta
Ketebalan buku : 2015
Tahun terbit : Ketiga
Tebal buku : xii + 444
ISBN : 978 – 602 – 291 – 079 – 4
        Ikhtisar buku
Sinopsis :
salah satu bakat dalam diri manusia memang menjadi binatangmakhluk tingkat ketiga sesudah benda dan tetumbuhan. Binatang plus akal adalah kita. Binatang plus akal plus tataran lain dari spiritualisme adalah kesempurnaan yang seypogiya nya di perjuangkan oleh manusia.
Akan tetapi, binatang tampaknya lebih beruntung dibandingkan manusia. Dunia dan nilai mereka sudah niscaya dari awal sampai akhir. Sedang dunia manusia, suka menjebak diri dengan kebebasan yang dimilikinya atau yang ia peroleh dari Tuhannya. Manusia merasa bebas untuk memilih, termasuk amemilih melebur dengan tatanan masyarakat atau melenyapkan standar – standar nya terhdap nilai kemanusiaan.
Esai esai yang di tulis oleh Emha Ainun Nadjib dalam buku ini,merefleksikan betapa panjang pertanyaannya tas hidup. Emha tak hanya melihat pola interaksi antara manusia dan tuhan yang semakin menabur, tetapi juga semakin tersingkirnya manusia dari strata – strata sosial yang mereka bentuk sendiri.
        Kelebihan Buku :
Dari esai esai yang ada di buku “Sedang Tuhan Pun Cemburu” beliau Emha Ainun Nadjib atau yang lebih kerap disapa Cak Nun itu,menuliskan esai nya sejak tahun 1980 hingga 1994. Buku yang membicarakan tentang polemik pemerintahan yang terjadi kala itu, kehidupan seks bebas yang merajai. Pesan pesan keagamaan tersampaikAn dengan rantaian kata nya yang lebih renyah dan dapat dinikmati de berbagai kalangan. Penulis yang juga seorang budayawan dan seniman itu, benar benar membuat pembacanya takjub karena menjadikan esai yang berbobot namun dengan bahasa yang santai, dan mudah di maknai.
Cak nun, memiliki ke khas an yang mana tentunya dimiliki oleh penulis penuslis ternama lainya. Ciri khas cak nun yang selalu ada ada saja dalam rangkaian kata kata nya. Yang lucu namun tepat dan tersampaikan. Karena bawaanya yang tidak terlalu serius dan membuat otak berpikir keras memkanai esai nya, pembaca selalu mengikuti alur dan proses esai yang di sampaikan.
Buku yang kini telah meroket hingga cetakan yang ke tiga ini juga bukti jelas dari masyarakat bahwa buku tersebut memiliki peminat yang luar biasa antusianya. Karena pada tahun 2015 ini, buku “ Sedang Tuhan Pun Cemburu” sudah di cetak sebanyak tiga kali yakni, cetakan pertamanya pada bulan februari 2015, cetakan keduanya pada bulan april 2015 dan cetakan ketiga nya pada juli 2015.
       Kekurangan buku :
Saat ini buku buku Cak Nun, sudah mulai langka di temukan di toko toko buku yang besar. Kalau pun mau mencarinya, beberapa penjual buku online dan itu pun juga edisi nya bener bener limeted edition.
Buku yang telah di cetak tebal itu, mungkin membuat pembeli awalnya ragu ragu. Karena beberapa penikmat buku akan melihat seberapa tebal buku tersebut, dan biasanya kalau terlalu tebal pembaca akan merasa jengah. Padahal ketika sudah dibaca mungkin akan memberikan dampak yang berbeda.

Referensi:
http://library.uny.ac.id/sirkulasi/index.php?p=show_detail&id=56661&keywords=tuhan+pun+sedang+cemburu

Sabtu, 21 Mei 2016

Teruntuk Dirimu

     Tak sadar kah kau? Dikala malam-malamku terasa berputar lambat.
Memikirkan akankah kita bisa mengulang kembali dari awal. Merubah ego yang masing-masing kita lahirkan. Kutaruh secercah harapan dalam setiap doa.
       Namun, tidak bagimu. Kau telah menemukan yang baru. Yang jelas-jelas seharusnya kau tahu, dia tak pantas bagimu! Ku sangat mengerti dirimu, kau hanya tertawan oleh parasnya yang rupawan. Tapi, kau tak bisa melihat hatinya seperti apa. Kau terlalu buru-buru! Keadaanlah yang mendesak kau memilihnya, mencoba mencintainya, tanpa memikirkan itu sebelumnya.
       Tak ada yang dapat disalahkan. Memang seperti inilah yang seharusnya terjadi. Agar dari diri kita dapat instropeksi. Dan menjadi lebih tahu diri.
       Dalam setiap malam itu, dalam diam kucoba menepis pikiran tentang dirimu, ucapan manismu, bahkan bayanganmu. Rindu. Sungguh kurindu. Hanya mengumpat tak jelas setiap malam itu kuhabiskan. Kutumpahkan semua kegelisahan. Di atas kebahagiaan yang kau rajut bersamanya kala itu.
       Namun, ku tak menyesal. Mungkin tingkah yang kulakukan--tanpa sepengetahuanmu ini--yang menyadarkan dirimu secara tersirat. Bak signal dalam mode yang bergetar. Justru ku bersyukur, kau lepas darinya.
       Tapi tak bisa kupungkiri pula, nyaliku terlalu ciut untuk mengundangmu kembali. Karena ku sadar, aku hanya seorang wanita.

Rabu, 23 Desember 2015

Fidelity Story Turtle

Dikutip dari novel Best Seller, Sunset Bersama Rosie karya Darwis Tere Liye

        Penyu adalah binatang paling setia. Kalian bayangkan, disuatu malam yang lengang dan spesial, malam yang gelap gulita, seekor induk betina penyu datang bertelur di pantai ini (Gili Meno), menimbun telurnya dengan pasir, lantas setelah semua selesai, induk penyu pergi. Telur-telur ditinggalkan begitu saja, dibiarkan berjuang sendirian. Hari demi hari berlalu, minggu demi minggu terlampaui, hingga di suatu pagi yang juga lengang dan spesial, telur-telur itu akhirnya menetas. Kalian mau tahu apa yang terjadi berikutnya?
        Nah, tukik atau anak penyu yang baru menatap dunia itu kemudian merangkak pelan di atas hamparan pasir. Tahukah kalian, mereka sejak kecil sudah ditanamkan perasaan setia itu. Mengenali aroma lingkungan tempatnya dilahirkan. Mengenali udara, suhu, matahari, angin yang berhembus, setiap jengkal muasal mereka.
        Dengan kaki yang masih lemah, anak-anak penyu itu merangkak perlahan ke tepi pantai. Menjemput janji kehidupan seiring cahaya matahari pagi terbit. Bagai barisan pesawat mereka bergerak menjamah debur ombak pertama. Saat itulah mereka mengikrarkan janji setia. Mereka akan pergi bertualang menjelajahi samudera luas. Beranjak besar. Menjadi penyu remaja. Mengenal setiap sudut kehidupan lautan. Tapi mereka akan pulang suatu saat nanti. Kalian tahu, penyu bisa mengarungi beribu-ribu mil sepanjang tahun. Hingga menjejak belahan benua lainnya. Dan ketika mereka siap untuk mencari pasangan. Penyu-penyu itu akan kembali ke sini. Menunaikan janji setia yang pernah mereka ikrarkan.
        Dan ajaib, inilah yang jarang diketahui banyak orang, penyu hanya memiliki satu pasangan selama hidupnya. Saat mereka kembali untuk pertama-kalinya, mereka secara naluriah, akan jatuh cinta dengan penyu betina yang dulu pertama ditemuinya. Saat membentuk barisan di pantai dulu, saat kanak-kanak. Itulah yang menjadi pasangan sehidup-semati. Saat mereka bertemu kembali, mereka akan melakukan tarian penyu. Setelah induk betina bertelur, pasangan itu berpisah lagi. Menjelajahi samudera luas.
        Musim berlalu, ketika musim kawin tiba, mereka akan kembali. Kembali meski terluka, tidak peduli batok keras mereka retak, tangan-tangan lumpuh. Kembali menemukan pasangannya dulu. Tidak tertukar. Tidak berganti. Sejauh apa pun mereka menjelajahi lautan. Sejauh apa pun mereka melihat sudut dunia. Secantik apa pun penyu betina lain yang ditemukannya.
        Mereka akan kembali. Kembali ke takdir pasangannya. Karena itulah janji setia penyu. Terucapkan saat kaki-kaki kecil mereka, kaki-kaki kanak-kanak mereka menuju lautan luas. Janji setia pada takdir pasangannya.

Senin, 07 April 2014

MISTERI RUANG BK

Author:
-Intan Pratidina Purnamasari
-Faradila Justistia Atmaja
-Lala Febriawati
-Muhti Nur Inayah


           Aku awali pagi ini dengan senyuman. Ditemani ayam 
berkokok serta hangatnya sinar mentari pagi yang kian belum muncul. Ya, hari ini aku berangkat sekolah di pagi buta karena ada pendalaman materi di jam nol. Pagi ini aku disambut oleh angin pagi yang kian menusuk bulu kudukku. Aku menelusuri jalanan yang sepi oleh keramaian menuju sekolah tercinta, SMP N 1 Semarang. Butuh sekitar 20 menit aku menuju sekolahku. Aku menghabiskan waktuku di mobil sambil membaca buku dan mendengarkan lagu di iPod. Memang, aku tidak bisa belajar jika tidak ada lagu. Aneh bukan?

          Rumahku cukup jauh dari sekolah, mungkin jaraknya sekitar 30km. Rumahku berada di kecamatan Banyu Manik sedangkan sekolahku berada di kecamatan Mijen. Ya, memang cukup jauh, tetapi ini tujuanku, tujuan untuk menggapai asa dan harapanku yang Insya Allah akan jadi kenyataan. Alasanku memilih SMP N 1 Semarang sebagai tempat meraih cita-citaku karena aku tau SMP ini selalu menjadi SMP favorit.Memang banyak SMP yang lebih bagus dari sekolahku, tapi aku yakin aku lebih bisa meraih cita-citaku melalui SMP N 1 Semarang!

*****

“Good morning everyone.”kataku seraya memasuki ruang kelasku, ruang IX E. “Untung saja belum telat kalau telat bisa di hukum lagi kayak kemarin.”omongku dalam hati. Tiba-tiba salah satu sahabatku menghampiriku.“Intan, kamu sudah ngerjain PR Matematika belum?”tanya Lala, salah satu sahabatku. “Yang manasih? Yang di buku Mathematis for Junior High School Grade IX yang 1A halaman 222 bukan sih?”balasku sambil mengambil buku matematika dalam tasku. “Iya bener.”jawab Lala singkat. “Oh itu, aku s\udah kok. Memangnya kenapa?”tanyaku sambil duduk ketempat dudukku. “Aku boleh liat gak? Soalnya buku Matematikaku ketinggalan, aku aja ingetnya baru tadi pas sampai depan ruang BK. Cuma soal sama caranya doing kok pliss, aku bingung mau minjem siapa, Tisya sama Ina aja belum berangkat noh.”mohonnya kepadaku. “Hah ruang BK?”kataku dalam hati. Hmmmm, mengapa setiap sahabatku ketinggalan sesuatu pasti mereka mengatakan “…tadi aku ingatnya pas sampai di depan ruang BK.” Aku juga gak mengerti sama hal ini. Tetapi sebelum-sebelumnya aku belum pernah mengalami kejadian seperti yang mereka alami. Aku terus memikirkan tentang ruang BK tersebut. “Heh, Intan! Kok malah ngelamun?”Tanya Lala dilanjutkan dengan memukul bahuku. “Eh eh maaf maaf, ya udah nih liat aja.”jawabku terbata-bata. “Oke makasih cantik!”balas Lala sambil memuji aku. “Yoi.”jawab singkatku. Beberapa menit kemudian Ina dan Tisya berangkat dan disusul oleh guru pengawas masuk yang menandakan Pendalaman Materi akan segera dimulai.

*****


“Kringgggggg.......” bel yang menandakan pelajaran telah usai pun berbunyi. Seperti biasa aku langsung keluar kelas untuk segera pulang. Tiba-tiba 3 sahabatku memberhentikanku. “Intan, STOPPPP!”3 sahabatku itu memberhentikanku, entah mengapa mereka begini padahal tidak seperti biasanya. Ada pr enggak, ada tugas juga enggak.“Ono opo to cah cah?”balasku dengan logat jawa kasar. “Jangan pulang dulu tan, aku penasaran nih sama ruang BK. Tadi Lala cerita kalo buku Matematikanya ketinggalan dan kalo kamu tahu tan aku, Lala, dan Ina tu ngalamin kejadian yang sama! Buku gambarku ketinggalan dan kamu tau sendirikan tadi? Aku disuruh menyapu kelas waktu pelajaran Seni Budaya dan Ina lupa bawa crayon dan yang terjadi ya sama kita berdua dihukum untuk menyapu kelas pada saat pelajaran. Kalau Lala sih enak enggak dihukum, tapi yang sama dari kita bertiga itu, waktu kita ingat ada barang yang lupa kita bawa pas berada di depan ruang BK.”jawab Tisya salah satu sahabatku dengan panjang lebar. “Terus aku kudu piye?”balasku kembali menggunakan bahasa jawa. “Ah elah kamu tu gak peka e tan. Ya jelas kita mau ngajak kamu buat nyari tau misteri apa sih yang ada di ruang BK. Kamu kan déjà vu pastinya kamu bakal tau apa sih yang pernah terjadi dulu di ruang BK tersebut.”jawab Ina panjang lebar. Memang sih aku diberi suatu kelebihan oleh Allah Swt. Yaitu dapat mengetahui asal-usul dari sesuatu yang dianggap misteri bahkan banyak orang sih mengatakan aku “anak déjà vu”. Tetapi aku tidak bisa melihat makhluk gaib dengan sering, mayoritas hanya dapat mengetahui asal-usul suatu misteri, aku juga enggak memakai kelebihan ini dengan sembarangan. Cukup untuk hal yang menurutku positive saja. “Ya udah deh yuk, eh tapikan guru-guru belum pulang? Masak kita nyelonong masuk sih?”tanyaku. “Ya kita tunggu sampai guru-guru pulang saja.”kata Lala meyakinkan.”Okelah!”jawabku sambil memakan gorengan yang sedari tadi berada di tanganku. Tiba –tiba speaker berbunyi “ting tung.. Assalamualaikum wr.wb. Pengumuman ditujukan kepada para bapak/ibu guru SMP N 1 Semarang bahwa saat ini akan ada briefing di ruang kepala sekolah. Jadi, bagi para bapak/ibu yang masih di kantor guru segera untuk menuju ke ruang kepala sekolah. Terima kasih. Wassalamualaikum wr.wb.” Bu Enny guru biologi menyampaikan pengumuman tersebut dengan suara lembutnya. “Nah, untung ada briefing guru ayo kita segera ke ruang BK sebelum para guru selesai briefing.”kata Lala seraya menggandeng ketiga tangan temannya. Lalu kami berempat bersama-sama menuju ruang BK yang penuh misteri dan sampai saat ini belum terkuak.

*****


Sesampai di depan ruang BK.

Tak sengaja aku menatap pohon di depan ruang BK secara terus menerus seperti ada sesuatu hal yang mengganjal. “Ih....serem banget ya pohon itu. Aku jadi pengen pulang. Aku takut teman-teman!”kata Ina sambil menunjukkan wajah pucatnya akibat ketakutan saat menatap pohon tersebut. “Iya ya....serem banget.....”kata Tisya sambil bergandengan dengan Ina. Apalagi saat itu langit mendung, pertanda akan turun hujan. Entah mengapa juga pada saat itu listrik padam dan menambah seramnya suasana. Tiba – tiba saat tepat di bawah pohon Lala tertawa sendiri “Huahahahahaha....!!!” Kemudian Tisya bertanya pada Lala ”La,kamu itu kenapa kok ketawa-ketawa sendiri?” Lala hanya menatap mata Tisya dengan tatapan sadis. ”Lala,kamu itu kenapa???”tanya Tisya kembali. ”Iya La, kamu itu kenapa?” tanyaku. Lala berlari menuju ke arah ruang BK dan menunjukan suatu tempat dan kita pun mengikutinya, setelah kita sampai di tempat yang ditunjukan oleh Lala, Lala seperti bergemetar dan akhirnya pingsan. ”Lala,bangun!!! Bangun La!!”teriakku sambil menggoyang-nggoyang kan tubuh Lala. Selang beberapa menit Lala terbangun dan aku bertanya kepada Lala apa yang terjadi tadi. ”Lala,tadi kamu kenapa?”tanyaku dengan keadaan shock berat. ”A..ak..akuu..uuu...nggak inget apa yang terjadi tadi, tapi yang aku rasakan tubuhku terasa melayang dan panas.”cerita Lala dengan tubuh gemeteran, mungkin efek dari kesurupan tadi. Tempat yang Lala tunjukan itu seperti tangga menuju ke ruang bawah tanah. Aku dan teman-temanku langsung menuju ruang bawah tanah tersebut. Aku melihat sebuah topi kerucut yang sudah usang di sebuah meja dekat dengan suatu almari kuno. Topi tersebut seperti topi yang digunakan untuk ODT (Orientasi Dasar Tonti). Aku langsung memegang topi tersebut dan merasakan sesuatu hal yang aneh. Tubuhku bergetar , jantungku berdebar kencang. Angin semilir menerjang bulu kudukku dan teman – temanku. Aku seketika tidak sadar dan aku melihat suatu kejadian di masa lampau. Aku melihat suatu kejadian yang terjadi beberapa puluh tahun yang lalu dimana aku melihat gadis SMP yang sedang mengikuti latihan ODT. Ia lupa memakai kaus kaki hitam putih yang berukuran 20cm. Lalu, ia dihukum oleh kakak panitia ODT tersebut. Hukumannya ia disuruh lari mengelilingi lapangan sebanyak 50 kali, dan pada saat putaran ke 20 ia kelelahan lalu ia berhenti tepat di bawah pohon depan ruang BK. Teman-temannya telah selesai melaksanakan latihan ODT, tetapi hanya dia yang belum menyelesaikan hukumannya yaitu lari sebanyak 50 kali. Kakak panitianya terus menyuruhnya untuk segera menyelesaikan hukuman tersebut. Dan tanpa disadari ia pingsan tepat di bawah pohon tersebut. Seketika para kakak panitia tersontak, wajahnya tegang, mereka khawatir akan apa yang terjadi pada adek kelasnya akibat hukuman yang mereka berikan. Mereka segera mengecek denyut nadi adek kelasnya tersebut. Dan ternyata, denyut nadi adek kelasnya tersebut telah berhenti. Nafasnya pun akhirnya berhenti. Mereka baru sadar ternyata anak itu mengalami penyakit asma akut, karena sedari tadi mereka melihat gadis itu tersengah-sengah nafasnya namun mereka tak menghiraukannya jua. Mereka kebingungan, mereka tidak ingin masuk kantor polisi, akhirnya tanpa logika mereka memasukan gadis itu ke dalam lemari di ruang bawah tanah, lalu meninggalkannya begitu saja tanpa takut jika ada yang curiga atas beberapa bukti seperti topi dan segala macam yang tergeletak disekitar ruangan tersebut karena mereka tahu bahwa ruangan itu tertutup. Selang beberapa hari gadis itu diberitakan hilang. Tidak ada orang yang mengetahui jika mayat itu di simpan di lemari ruang bawah tanah BK. Kakak panitia ODT pun tidak mau mengakui kesalahannya. Akhirnya mayat itu selalu menghantui kakak-kakak itu dan dengan perlahan kakak-kakak ODT tersebut meninggal dunia. Setelah kejadian itu setiap ada anak yang lupa akan peralatan sekolah akan teringat di depan ruang BK, karena gadis itu tidak menginginkan kejadian yang ia alami terulang kembali.
Setelah itu aku sadar dan menceritakan semua kejadian yang aku lihat tadi ke teman-temanku .

*****


Keesokan harinya kami menceritakan kejadian tersebut kepada Ibu Kepala Sekolah. Awalnya bu kepsek tidak percaya, tapi setelah kita memohon akhirnya Ibu kepsek mau mengecek ruang bawah tanah tersebut bersama pak satpam. Rahasia ini akhirnya terbongkar juga, lalu mayat tersebut telah dimakamkan di tempat yang lebih layak. Sepandai-pandai tupai melompat maka akan jatuh juga. Suatu kebohongan/rahasia yang negatif lama kelamaan pasti akan terbongkar juga. Aku mendapat suatu pelajaran yang berharga atas kejadian ini, aku menjadi lebih teliti dan hati-hati dalam segala hal. Jangan sampai hanya gara-gara kaus kaki dapat memakan nyawa
(?)

*****


Malamnya aku akan segera tidur. Lampu tidurku akan segera aku matikan, tetapi tiba-tiba arwah gadis itu mendatangiku dan berkata “Terima kasih ya telah menolongku. Aku sekarang sudah pergi dengan tenang ke alam sana.” Aku pun tersenyum dan segera mematikan lampu tidurku.

~TAMAT~


Cerita ini hanya karangan fiktif belaka. Maaf apabila ada kesalahan atau kesamaan nama dan tempat.

Selasa, 18 Februari 2014

Konser Tunggal Coboy Junior Yogyakarta "Persembahan Cinta Terhebat" Sabtu, 15 Februari 2014 at Grand Pacific Hall Yogyakarta.



Hai comate semua! ;) udah lama ya aku enggak ngepos '-' postingku yang lama udah aku hapus soalnya gak menark._. Nah! Kali ini aku mau berbagi pengalaman nih waktu liat konser Coboy Junior tanggal 15 Februari 2014 kemarin. Bukan buat pamer loh ;) cuma ingin berbagi pengalaman aja kok :)
Aku berangkat dari rumah jam 4 sore lebih berapa menit gitu *lupa :p aku janjian sama temenku Nadya buat ketemuan di Grand Pacific Hall. Perjuangan banget loh aku bisa nonton Konser itu sebenernya sih gak boleh soalnya kata mamaku "Buat apa kita ngeliat kayak gituan jika uang masih bisa dimanfaatkan yang lebih berguna daripada itu" ya intinya gitu deh meskipun mamaku bilangnya enggak gitu'-'
Tapi perlahan-lahan aku ngeluarin segala cara yang aku punya karna aku tau, Konser CJR kali ini adalah termasuk Konser Farewell yang di Jogja jadi aku gak mau nyia-nyiain kesempatan ini :')
Akhirnya aku dibolehin sama orang tuaku.............yeayyy! *agakalaydikit'-'

Yaudah lanjutttt tadi kok malah curhat.-. Setelah sampek di Grand Pacific Hall aku ketemu si Nadya dia udah nunggu di depan itu aku kira dimana eh ternyata udah nunggu di depan._.
Terus perlahan kita berdua masuk, eh ternyata udah rame aja terus aku sama Nadya ngantri buat masuk GP Hall sambil nunggu kakak kelasku yaitu Mbak Atika & 3 others. Sebenernya yang 3 itu kakak kelasku semua tapi aku gak kenal hehe :D
Banyak banget comate yang masih beli merchandisenya CJR, foto-foto di posternya CJR, beli minum, main gadget sambil ngobrol, dll.
Aku sih cuma diem aja sama Nadya'-' mau ngajak Nadya narsis tapi malu.____. yaudah mending nunggu.
Terus aku sambil ngeliat belakang eh ternyata udah ada Mbak Tika, terus ngobrol-ngobrol sama ada kejadian kakak kelasku ngirain kalo aku anak kelas 9 loh(?)mungkin styleku yang agak kayak anak trendy *weseh
Terus mbak tika pamit mau ke depan gatau juga mau ngapain terus juga gara-gara aku beda kelas tiket jadinya misah:(
Habis itu aku maju ke depan bareng Nadya sambil nunggu antrian masuk biar gak ketinggalan :D

Awalnya comate pada ngantri depan grand pacific hall terus angin bertiup kencang langsung abunya beterbangan. Banyak ibu-ibu marah marah sambil teriak ke penjaganya "ayo dong mas bukain pintunya, banyak anak kecil ini abunya berbahaya." semua comatepun langsung marah2 ke penjaganya (termasuk aku) :D


Pada banyak yang teriak Iqbaal, Bastian, Kiki, Babas pas masih di depan GP Hall.....dikirain ada padahal aku liat-liat gak ada :/


Setelah dibuka pintu yang depan langsung pada rebutan masuk, desek-desekan, jamin yang gemuk jadi gepeng, yang kurus tambah gepeng :D


Pas udah masuk, gate platinum & gold ada di sebelah kiri kalo silver & festival ada di sebelah kanan.

Aku jelas ke sebelah kiri soalnya aku cuma di kelas festival.-. maklum lagi kantong kering. Jadinya aku misah sama Nadya deh soalnya dia di gate silver sama kayak Mbak Tika huhuhu...

Sampek jam enam itu gate festival belum dibuka-buka mana panas, kekurangan oksigen, tiketku jatuh*duhh untung aja pas jatuh gak keinjek kalo keinjek gimana coba? Elu mau ganti? *ehhh canda lohh:p


Ada kejadian juga pas gate festival belum di buka, para comate minta tissuenya kak angel langsung kak angel ngomong "satu tissue 1000 lho, ayo bayarr bayarr *niatnyabecandakok"

Penjaga gate festivalnya itu nyebelin buka pintunya biar dikira ada CJR kalik ya._. jadinya pada desek-desekan.

Setelah di buka gate festivalnya langsung semua lega & nyari tempat duduknya bebas..

Tapi aku cuma dapet yang agak sebelah kanan tapi depan jadinya pas CJR nyanyi gak terlalu keliatan'-' salahnya yang sebelah kiri udah penuh ada sih tapi belakang ya jelas aku gak mau lah'-----'


Yaudah deh aku duduk, samping kiriku ada adek kecil laki-laki tu juga nonton tapi cuma main-main doang tau gak malesin mana gak sopan pft -_- anak kecil entuh keknya liat sama mama & abangnya. Abangnya lumayan ganteng sih *eeeehhhhcanda tapi abangnya entuh kek bukan comate kek cuma terpaksa diajak soalnya ane ngeliatin dia gak heboh bener waktu CJR nyanyi duduk doang.-.ya bukannya nape ya cuma aneh aja daripada gak niat gak usah ikut lebih baik ntuh uangnya buat orang yang gak mampu :)))



Sampek setengah 7 tu konser belum di mulai cuma di setelin video muluuu bosen yak. Tapi ada yang bilang yang udah foto di ticket box silakan di upload ke twitter @coboyjr atau gak di twitter @RajaneKonser nanti ada sesuatuu. Akibat aku belum foto jadi aku gak ngupload :3


Pada teriak nama MCJR terusss kirain udah ada eh ternyata belum..


Konser CJR ini spektakuler banget lah kalo mau dibilang soalnya setiap CJR nyanyi ntuh diiringi sama dancernya, kalo konser-konser biasanya kan nggak kan? Apalagi ini konser tunggal loh beruntunglah Kota Jogja ini :')

Yang keluar pertama entuh dancernya buat nyambut para hostnya. Hostnya tu Kak Dery yang jadi host di Lets Play With Coboy Junior itu sama yang ungu gaktau siapa :3

Terus ada sambutan dari cik shanty selaku produsernya Rajane Konser *iyabukan? bahwa sebagian hasil penjualan tiket cjr akan disumbangkan ke korban bencana alam sebanyak 25jt! Diliatin videonya waktu di kick andy.*proud! 


Terus ada flashmoob dari kak angel and 5 others joget oplosan dan ditirukan oleh para comate dari tempat duduk *tapi gak pada ngikutin sih:/



Seketika lampu warna-warni bergemilap....lagu indonesia pusaka dikumandangkan...


Setelah selesai lagu nasionalnya diputer CJR keluar dengan nyanyiin lagu "Benderaku" yang dinyanyiin oleh Band Coklat dulu....comate langsung berdiri di atas kursi sambil teriak-teriak..
Sebenernya ntuh curang harusnya yang boleh berdiri cuma Festival kan soalnya Festival paling belakang nah ntuh semua kelas pada berdiri. Kalo tempatnya agak tinggi mah nggak masalah nah ini datar we mblooo._.



Coboy Junior mengawali konser dengan lagu Benderaku..


















Terus nyanyi Kenapa Mengapa, Terhebat, Laskar Pelangi, Terus Berlari, Fight, Ngaca Dulu Deh, Make You Beautifull, Kamu, Mama, Demam Unyu-Unyu... *tapi itu gak urut, lupa urutannya gimana:3

Konser CJR di akhiri dengan lagu #eeaaa


Moment yang agak greget tu waktu Iqbaal nunjuk comate maju buat di kasih pertanyaan. Dan Iqbaal ngajak foto comate itu aaaaa...


Dan ini moment tergreget waktu Bang Kiky ngajak Comate cewek maju diajak nyanyi lagu kamu bareng cjr, di kasih bunga sama bang kiki, di rangkul bang kiki, ahhhh pokoknya di sosweetin sama MCJR. Kalo gak salah nama comate itu Sansa *janganbully dan moment itu yang SoniQ banyak yang nangis gara2 Iqbaal ngelakuin adegan pas lirik "mungkin inilah rasanya...dst" dengan cara dia jongkok sambil megang tangannya comate itu aaaa sosweet:|


Sebelum akhir konser perwakilan comate jogja bawa kain sekitar 2-3 meter kali yak gatau kain apaan. Kain mori kalik :D tapi isinya tanda tangan perwakilan comate jogja. Pas dipanjangin bastian malah gulungin diri ke kainnya itu *dasar babass...


"Terimakasih karena selalu mendukung kami. Maaf kalokeputusan ini dirasa sepihak.Namun, sebenarnya tdk. Kami sygkalian"-Iqbaal:")


Akhir konser babas sendiri yg masih dipanggung dia nyalamin COmate yg ada di pinggir panggung&kaki babas smpe ketarik2 Comate:')aaa:'):')itu babas nahan air mata.....aaaa:')


"walaupun suatu saat nanti kita gak bersama lagi, tapi kita tetep keluarga" -kibasbaaldi. terus mereka pelukan :-) Sweetnya:'*


Yang tadinya bahagia seneng, terus dilihatin vidio, kak dery baca puisi tentang sahabat, seisi Grand Pacificnangis semua :'(:'(:'(:'):')


Waktu konser diputerin video flashback trs bang derry baca puisi.Disitu keliatan banget mereka nahan nangis. Terus CJR pelukan berempat :'(:'(


Dipenampilan terakhir CJR Comate Jogja dan sekitarnya nyanyi "BERTAHAN SATUCOOOOOOBOY BERTAHAN SATUCOBOY JUNIOR" sambil nangis:) *Kompak:)


"Konser ini konser terakhir kita ke jogja dengan formasi ber4 sama aja ini farewell concert tapi di jogja"-bang kiki di Akhir Konser #konsercjrjogja :')


Sebagian uang penjualan tiket Konser @coboyjr di Jogja disumbangkan untk korban bencana di tnah air.Jmlah sumbangan'a itu 25juta:) PROUD! :')


"Jogja adalah kota yamg sangat berkesan bagi Coboy junior dan Jogja waktu itu jadi startnya CJR Generation 2013" -bangkiki at PersembahanCintaTerhebat@Teukuryzki99 :')


Kemaren pas konser dijogja bangkiki jelasin farewell concert comate nyanyi 'bertahan satu coooboy bertahan satu coboy junior' #Sweet ya:')

Oiya disela-sela konser Aldi bilang, CJR nama fansnya Comate, nah Comate nama fansnya ComateHolic HAHAHA!

Akhir konser langsung di panggung ada lampu api apa ya namanya pokonya tiba-tiba langsung nyebulll..... comate langsung kaget dan tepuk tangan.


Konsernya pecahhh! Ada suka dukanya, banyak perjuangan yang dilewati pokoknya josss!

Oiya aku mau klarifikasi aja, Coboy Junior itu enggak bubar ya :) cuma katanya ada yang mau keluar. Babas katanya :') tapi enggak tau juga pokoknya tunggu hasil keputusan di Farewell Concert Jakarta 23 Februari 2014. Nggak ditayangin di tv loh yaa jadi yang nggak bisa liat apapun yang terjadi mungkin ini semua yang terbaik. Oh iya mate jangan lupa siapin tissue satu kardus ya....

Ah udah ah malah bikin nangis kalo ngomongin tentang Farewell Concert. :D

Sebenarnya ini masih banyak tapi yang aku share segini dulu yaa... bagi pengalaman aja :33


Thx to : @iqbaale @AlvaroMaldini1 @bastiansteel @Teukuryzki99 @coboyjr @AngellAlika @RajaneKonser n semua crew yang udah memperlancar konser Coboy Junior "Persembahan Cinta Terhebat" at Grand Pacific Hall 15 Februari 2014.

Yaudah ya comate makasih yang udah mau baca yang enggak mau juga enggak masalah pokoknya aku disini cuma mau bagi pengalaman aja enggak niat mau pamer ;) oke see youuu~~